NASIONAL TODAY || Situbondo – Satpolairud Polres Situbondo meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan Perairan Panarukan sebagai respons atas laporan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran jalur penangkapan ikan oleh kapal nelayan pengguna jaring aktif.
Kegiatan patroli yang dipimpin Kasat Polairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa, tersebut dilaksanakan pada Minggu (24/5/2026) sejak pagi dengan menyisir wilayah Pelabuhan Kalbut, Perairan Panarukan hingga kawasan Pantai Pecaron.
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, melalui AKP Gede Sukarmadiyasa menjelaskan bahwa patroli dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus respons cepat terhadap aspirasi nelayan tradisional yang merasa aktivitas penangkapan ikan di wilayahnya mulai terganggu.
“Kami menerima pengaduan dari masyarakat nelayan terkait dugaan adanya kapal pengguna jaring aktif yang melanggar jalur tangkap. Karena itu kami turun langsung melakukan patroli dan pemeriksaan di lapangan,” kata Gede.
Selain melaksanakan patroli, personel Satpolairud juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kapal nelayan yang sedang beroperasi di Perairan Panarukan. Pemeriksaan meliputi dokumen kapal, identitas awak kapal, hingga alat tangkap yang digunakan.
AKP Gede menerangkan bahwa kapal yang menggunakan alat tangkap jaring aktif wajib melakukan aktivitas penangkapan ikan minimal di atas empat mil laut dari garis pantai sesuai ketentuan yang berlaku.
“Ketentuan jalur tangkap ini harus dipatuhi bersama agar tidak menimbulkan konflik antar nelayan dan tetap melindungi nelayan tradisional,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut memberikan edukasi kepada para nelayan mengenai larangan praktik destructive fishing, seperti penggunaan bom ikan, bahan kimia, setrum, maupun alat tangkap terlarang yang berpotensi merusak ekosistem laut.
Selain itu, nelayan pengguna trawl maupun pukat cincin juga diingatkan agar tetap beroperasi sesuai jalur yang telah ditentukan demi menjaga ketertiban serta keharmonisan antar nelayan di wilayah pesisir Situbondo.
Meski dilaksanakan saat hari libur, patroli tetap dilakukan secara maksimal sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan.
“Hari libur bukan berarti pengawasan berhenti. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tetap diperlukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegas AKP Gede.
Hingga patroli berakhir, kondisi perairan Situbondo terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah, gelombang laut relatif tenang, serta tidak ditemukan pelanggaran maupun kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.